Pada tanggal 4 Juni 2024, suasana di TK Mutiara berubah menjadi penuh semangat. Guru-guru dari Gugus 3 IGTKI Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya, berkumpul untuk mengikuti diklat "Praktik Kinerja PMM" Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengajar dan memfasilitasi pembelajaran. Begitupun juga pada tanggal 13 Juni 2024, dimana kegiatan yang sama juga dilakukan di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 04 Surabaya.
Dalam rangkaian diklat, para guru mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan mengajar mereka. Berbagai topik dibahas, termasuk strategi pembelajaran, penggunaan teknologi, dan manajemen kelas. Guru-guru juga diajak berdiskusi tentang tantangan yang mereka hadapi di kelas dan bagaimana mengatasinya.
Salah satu momen menarik adalah simulasi mengajar. Setiap guru berperan sebagai pengajar dan menerima umpan balik dari rekan sejawat dan pengawas. Ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk memperbaiki metode mengajar dan memperkaya repertoar keterampilan.
Selain itu, guru-guru juga belajar tentang penggunaan platform PMM (Pengelolaan Kinerja Merdeka Mengajar). Mereka diajarkan cara mengisi portofolio digital, mengunggah aksi nyata, dan memantau perkembangan kinerja mereka. Pelatihan ini membantu guru memahami pentingnya dokumentasi dan refleksi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran.
Diklat "Praktik Kinerja PMM" bukan hanya tentang teori, tetapi juga tentang tindakan nyata. Guru-guru diberi kesempatan untuk berkolaborasi, berbagi pengalaman, dan memperkuat komunitas profesional mereka. Semangat belajar dan semangat berbagi terasa begitu kental di antara para peserta.
Dengan semangat yang sama, para guru meninggalkan acara ini dengan bekal baru. Mereka siap menghadapi tantangan di kelas dan berkontribusi lebih baik dalam mencerdaskan anak-anak Indonesia. Diklat ini membuktikan bahwa pendidikan adalah perjalanan tanpa henti, dan guru adalah pionir perubahan.
Materi Seminar
Pengisian Observasi Kinerja by Bagus Sumantri

.jpeg)

.jpeg)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar